KENALI TIPS MOBIL IRIT KONSUMSI BBM

KENALI TIPS MOBIL IRIT KONSUMSI BBM

 

TIPS IRIT KONSUMSI BBM UNTUK MOBIL,

KENALI CARANYA YUK!

Kendaraan bermotor keluaran terbaru banyak yang sudah memiliki teknologi eco-driving, baik mobil maupun motor semuanya sama-sama berfungsi untuk menghemat konsumsi bahan bakar.

Ternyata, tak hanya dengan fitur kekinian eco-driving, konsumsi BBM sebuah mobil pun sebenarnya bisa menjadi lebih irit jika menerapkan cara berkendara yang benar.

Dilansir dari situs resmi Honda Indonesia, ada beberapa tips yang bisa dicoba agar penggunaan bensin lebih hemat lagi.

1. Atur Laju Kendaraan Secara Bertahap

Jangan dibiasakan untuk membuka gas terlalu dalam dari posisi berhenti karena tanpa disadari konsumsi BBM akan lebih boros.

Hal yang sama juga dilakukan saat melakukan pengereman. Hindari melakukan pengereman secara mendadak dan lakukan pengereman dengan cara melepas gas perlahan dan injak rem secara perlahan.

2. Usahakan Laju Kendaraan Stabil

Karena dengan laju kendaraan yang stabil, bahan bakar yang digunakan bisa lebih efisien.

Jika mobil kamu punya fitur Cruise Control, itu akan lebih memudahkan karena fitur itu akan mengunci kecepatan laju kendaraan tanpa perlu menginjak gas terus menerus

3. Ketepatan Penggunaan Gigi

Untuk kamu yang menggunakan mobil dengan transmisi manual, perhatikanlah penggunaan gigi agar tepat guna.

Gunakan gigi rendah saat sedang di jalan menanjak dan gigi tinggi saat di jalan yang lebih landai agar tidak memberatkan kerja mesin.

4. Tutup Kaca Mobil

Mematikan AC dan membuka jendela untuk mendapatkan angin segar dipercaya bisa menghemat konsumsi bahan bakar. Iya benar, asal dilakukan dalam kecepatan rendah.

Sebaliknya, sob, kalau kamu sedang berkendara dengan kecepatan kurang lebih 60 kilometer per jam, maka tutuplah kaca mobil.

Karena angin yang masuk ke dalam mobil bisa menghambat laju kendaraan dan membuat laju mobil terasa berat yang mengakibatkan kamu menginjak gas lebih dalam lagi.

5. Bawa Barang Seperlunya Saja

Sama seperti konsep kaca mobil pada nomor empat, membawa barang terlalu banyak juga membuat mobil lebih berat dan mesin harus bekerja ekstra.

Sebaiknya bawa barang seperlunya saja sesuai dengan kapasitas yang dianjurkan oleh produsen mobil.

6. Jika Ada, Gunakan Fitur Penghemat Bahan Bakar

Pada beberapa jenis mobil keluaran terbaru, ada fitur eco-driving yang membuat kerja mesin lebih efisien.

Biasanya ditandai dengan icon berwarna hijau yang menyala pada panel instrumen.

7. Perawatan Berkala

Berani menggunakan berarti harus bertanggung jawab untuk merawat, sob. Merawat mesin secara rutin akan memastikan kerja mesin tetap optimal dan efisien.

Pastikan perawatan sesuai dengan jangka waktunya, biasanya dilakukan selama enam bulan sekali. Dan kalau bisa lakukan perawatan ke bengkel resmi agar lebih terjamin pelayanannya.

Selamat mencoba ya, Sob!

 

Source : https://www.suara.com/otomotif/2019/09/18/163500/mobil-irit-konsumsi-bensin-bisa-diatur-ini-7-tips-mudahnya?page=all

========================⁣⁣⁣==

Wika Autocare Menyediakan :
– Pemasangan Peredam Suara
– Nano Ceramic Coating
– Salon Mobil
– Anti Karat
– Paint Correction
– Carwash

========================⁣⁣⁣==
Subscribe Channel Youtube
Channel : Wika Autocare
https://www.youtube.com/channel/UC7P8W9fNW8Nsu_sHzEMN-ZA/videos

Membahas seputar informasi menarik di bidang Detailing
==========================
🏢Alamat & Kontak:⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
Jl. Kapten Abdul Latief, Toriyo, Sukoharjo⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
[Utara RSUD Ir. Soekarno / DKR]⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
📱Informasi Lebih Lanjut Hubungi,⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
📱Whatsapp : 0877-3620-0073⁣⁣⁣⁣⁣⁣
🌏Website : www.wikaautocare.com⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
➡️Follow IG: @wikaautocare⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
➡️Facebook : Wika Autocare⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
========================⁣⁣⁣
#detailingsolo #detailingsoloraya #detailingsukoharjo
#carwash #nanoceramiccoating #peredamsuara #salonmobilpanggilan #polesmobilsukoharjo #polesmobilsolo #polesinterior #poleseksterior #polesinteriordaneksterior

CARA MENGETAHUI MOBIL KILOMETER PALSU

CARA MENGETAHUI MOBIL KILOMETER PALSU

 

CARA MENGETAHUI MOBIL BEKAS DENGAN

KILOMETER PALSU

 

Mobil bekas yang memiliki kilometer atau jarak tempuh rendah tentu menarik banyak pembeli. Sebab hal tersebut salah satu indikator, penanda kualitas mobil.

Namun perlu waspada, terkadang ada oknum pedagang mobil nakal yang memutar mundur angka kilometernya. Sehingga jarak tempuh mobil tak lagi asli, supaya barang dagangannya itu cepat laku.
Kasus demikian diakui Adjie, Kepala Diler mobil88 Buaran, Jakarta Timur benar adanya. Guna mengantisipasinya, Adjie menyarankan beberapa tips otomotif supaya terhindar dari mobil bekas berkilometer palsu.

1. Mengecek ke Bengkel Resmi

Jangan Sampai Tertipu, Begini Cara Mengetahui Mobil Bekas dengan Kilometer Palsu (1)
Cara pertama, bisa dengan mengecek keasliannya di bengkel resmi. Meskipun belum tentu semua pedagang mengizinkan hal tersebut dilakukan.
“Kami dari mobil88 bisa (pengecekan ke bengkel resmi), tapi memang biaya pengecekan ditanggung konsumen,” terang Adjie kepada kumparan beberapa waktu lalu.
Bayu Januar Head of Operation Development menambahkan, karena memang alat-alat yang dimiliki bengkel resmi, memungkinan untuk mengecek lebih detail.
“Memang punya alat yang lebih canggih dan itu adanya di bengkel resmi, kalau orang awam tidak punya alat-alat seperti itu,” tutur Bayu.

2. Sesuaikan Kondisi Fisik Mobil dengan Kilometer

Jangan Sampai Tertipu, Begini Cara Mengetahui Mobil Bekas dengan Kilometer Palsu (2)
Langkah selanjutnya adalah cek fisik sendiri kendaraan. Ini dilakukan bila mobil tidak memiliki rekam jejak di bengkel resmi.
“Jadi bisa melakukan pengecekan komponen-komponennya, mulai dari interior sampai eksterior. Apakah sesuai dengan angka kilometernya,” ucap Adjie.
Beberapa contohnya mulai dari ban, apakah wujud dan kilometernya sesuai. Lalu interiornya, mulai dari busa kursi, dan bahan-bahan pelapis setir, sampai plafon mobil apakah sudah brudul.

“Iya kalau mengaku tahun muda, seharusnya busa kursi masih cukup mengembang karena tak sering diduduki. Begitu juga dengan bahan pelapis setir mobil, apakah mengelupas atau belum,” ucapnya lagi.

Apabila belum memiliki pengalaman, bisa ditemani mekanik kenalan untuk membantu inspeksi mobil sebelum memutuskan membelinya.

Source :
https://kumparan.com/berita_viral/jangan-sampai-tertipu-begini-cara-mengetahui-mobil-bekas-dengan-kilometer-palsu-1uFsKWguxTK/full

========================⁣⁣⁣
?Alamat & Kontak:⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
Jl. Kapten Abdul Latief, Toriyo, Sukoharjo⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
[Utara RSUD Ir. Soekarno]⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
?Whatsapp : 0877-3620-0073⁣
?Website : www.wikaautocare.com⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
➡️Follow IG: @wikaautocare⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
➡️Facebook : Wika Autocare⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
➡️Youtube : Wika Autocare⁣
========================⁣⁣⁣

#polesmobil #polesmobilsolo #salonmobilsolo #salonmobilsoloraya #salonmobilinterior #salonmobileksterior #nanocoatingsolo #nanocoatingsoloraya #nanoceramiccoating

BERKENDARA, PERHATIKAN PERAWATAN BAN

BERKENDARA, PERHATIKAN PERAWATAN BAN

 

DEMI KESELAMATAN, JANGAN LUPAKAN

PERAWATAN BAN

 

Ban menjadi salah satu komponen yang wajib diperiksa dan dirawat oleh pemilik mobil. Pasalnya, si karet bundar ini merupakan bagian yang bersentuhan langsung dengan aspal jalanan, dan pastinya berhubungan dengan keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Namun, perawatan perawatan ban kerap terlupakan bila tidak dalam kondisi bocor atau kempis, itu sebabnya dibutuhkan pengecekan secara berkala oleh pemilik mobil agar tetap aman saat berkendara.Dijelaskan Boediarto, Head of After Sales & CS Operation PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), menyampaikan pentingnya peran ban mobil dalam memastikan kondisi berkendara aman dan nyaman.

“Pengecekan dan perawatan dapat dilakukan oleh pengguna dengan melakukan rotasi ban, memeriksa tekanan udara, melakukan spooring dan balancing, serta mempersiapkan kondisi ban cadangan,” jelasnya dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, Selasa (22/9/2020).

Adapun poin utama yang diperlukan dalam pengecekan ban mobil adalah sebagai berikut:

1) Cek Tekanan Udara

Poin ini adalah poin pertama yang sangat mendasar dari rutinitas pengecekan ban. Anda dapat dengan mudah melihat sekeliling mobil, apakah ada ban yang kempes atau tekanan udaranya berkurang. Selain demi keamanan dan kenyamanan, tekanan udara yang sesuai dengan spesifikasi akan membuat usia ban lebih panjang dan juga hemat bahan bakar.

Jika tekanan udara pada ban kurang, maka resiko untuk mengalami pecah ban lebih besar. Karena dinding samping ban akan dipaksa selalu bersentuhan dengan jalan dan pada akhirnya menjadi aus atau tipis sehingga tidak akan kuat menahan bobot mobil.

2) Ukuran Standar Tekanan Udara

Untuk melihat ukuran tekanan udara sesuai standar pabrikan, Anda bisa melihat pada stiker yang biasanya terdapat pada pilar B bagian kanan pintu depan mobil, pada sisi pengemudi. Atau biasanya juga tersedia informasinya pada buku manual kendaraan.

Tekanan udara maksimum yang diijinkan pabrikan ban juga biasanya tercetak di dinding ban, jangan melampaui batas ini.

3) Melakukan Rotasi Ban

Pada jarak waktu tertentu, melakukan rotasi atau perpindahan posisi keempat ban mobil memang diperlukan. Gunanya agar tingkat keausan ban akan menyebar secara merata, sehingga mempengaruhi kenyamanan berkendara.

Ada banyak cara melakukan rotasi ban, disesuaikan dengan jenis ban yang digunakan. Rotasi ban ini direkomendasikan untuk dapat dilakukan tiap kelipatan 10 ribu km

4) Rutin Spooring dan Balancing

Selain rotasi ban, setiap kendaraan juga diharuskan untuk melakukan pengecekan berkala terhadap kondisi kelurusan ban. Mungkin lebih dikenal dengan istilah spooring dan balancing.

Idealnya perawatan spooring dan balancing ini dilakukan setiap 10.000km, bersamaan dengan rotasi ban. Jika Anda merasakan setir mobil terasa bergetar atau sudah tidak lurus lagi. Atau jika anda berjalan lurus, kemudian mobil akan cenderung ke kanan atau ke kiri. Itu dapat menjadi indikator untuk melakukan spooring dan balancing.

5) Perhatikan Muatan Beban Kendaraan

Usia ban juga ditentukan oleh gaya berkendara Anda, salah satunya dengan menjaga kapasitas beban sesuai dengan yang dianjurkan. Jangan melebihi kapasitas beban angkut karena akan mengganggu fungsi ban dan juga pengereman serta berpotensi mebahayakan keselamatan dan kenyamanan berkendara. Selain itu, gaya mengemudi akan menentukan kondisi ban.

Contohnya jika Anda terlalu sering melakukan pengereman dan menikung di kecepatan tinggi. Maka kondisi ban akan cepat aus, selain itu gaya mengemudi seperti itu lebih berbahaya

6) Periksa Kondisi Ban Cadangan

Pengemudi tidak tahu kapan akan membutuhkan ban cadangan, jadi sebaiknya kondisi ban cadangan selalu diperhatikan. Meskipun fungsinya sebagai cadangan, tapi harus tetap dipastikan bahwa ban cadangan akan berfungsi baik saat akan digunakan. Untuk itu, rawat ban serep dengan memeriksanya secara berkala, baik itu tekanan udara maupun tampilannya.

Source :
https://www.liputan6.com/otomotif/read/4363562/demi-keselamatan-bersama-jangan-lupakan-perawatan-ban

===================⁣⁣⁣⁣⁣⁣=====⁣⁣⁣⁣⁣⁣
?Alamat & Kontak:⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
Jl. Kapten Abdul Latief, Toriyo, Sukoharjo⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
[Utara RSUD Ir. Soekarno]⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
?Informasi Lebih Lanjut Hubungi,⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
?Whatsapp : 0877-3620-0073⁣⁣⁣⁣⁣⁣
?Website : www.wikaautocare.com⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
➡️Follow IG: @wikaautocare⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
➡️Facebook : Wika Autocare⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
===================⁣⁣⁣⁣⁣⁣=====⁣

#salonmobilpanggilan #jasasalonmobilpanggilan #perawatanmobil #bengkelpoles #jasapolesmobil #salonmobilsolo #salonmobilindonesia #polesmobilmurah #salonmobilpanggilan #perawatanmobil #laminatingmobil #bengkelpoles #bengkelcatmobil #bengkelbodyrepair #tipsmobil #autodetailingindonesia #jasapolesmobil #salonmobilsolo

5 CARA MERAWAT SPION MOBIL

5 CARA MERAWAT SPION MOBIL

5 CARA MERAWAT SPION MOBIL

Keberadaan spion pada mobil tak bisa disepelekan. Mengapa? Anda dijamin kesulitan untuk melihat kendaraan yang melaju dari arah belakang. Spion juga memiliki peran penting dalam menghindari kecelakaan.

Agar fungsinya maksimal, spion juga perlu dirawat. Bagaimana cara merawat spion khususnya milik ? Ini lima tips cerdas yang bisa kamu coba.

1. Segera bersihkan saat terkena hujan

Kaca spion biasanya paling rentan mengalami kerusakan ketika musim hujan. Air hujan bisa menyebabkan karat pada motor gerak spion. Hal ini bisa membuat spion menjadi sulit digerakkan dan diatur sesuai kebutuhan. Selain itu, air hujan juga kerap meninggalkan bercak air pada kaca spion ketika mulai mengering.

Tak hanya itu, spion juga rentan terciprat lumpur dari jalanan atau dari kendaraan lain. Jangan sampai membiarkannya begitu saja apalagi hingga lumpur mengering. Lumpur yang terlanjur mengering justru akan sulit untuk dibersihkan.

Supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, kamu perlu segera membersihkan spion selepas hujan. Keringkan spion dengan mengelapnya menggunakan kanebo atau kain yang menyerap air. Jika spion terkena cipratan lumpur, kamu bisa membersihkannya dengan air sabun. Gosok secara perlahan spion kamu yang terkena lumpur hingga benar-benar bersih.

2. Jangan biarkan spion berjamur

Spion juga bisa ditumbuhi jamur. Biasanya, jamur muncul jika kamu lupa membersihkannya setelah menggunakan mobil di bawah derasnya hujan. Selain itu, jamur juga biasanya muncul jika kamu sering memarkir mobil di bawah sinar matahari langsung.

Hal ini karena sinar matahari menjadikan kotoran di spion menempel semakin kuat. Jika tidak segera dibersihkan, kotoran akan teroksidasi hingga akhirnya berubah menjadi jamur.

Jika spion sudah berjamur kamu perlu membersihkannya dengan menggunakan cairan khusus pembersih kaca. Pilihlah cairan yang tidak terlalu banyak mengandung bahan kimia karena bisa merusak lapisan kaca. Maka dari itu, agar kaca spion terhindar dari jamur kamu perlu merawatnya dengan telaten.

3. Lipat Spion Saat Sedang Parkir
Spion termasuk salah satu bagian mobil yang sering rusak. Terkadang bukan karena keteledoran diri tetapi justru karena faktor luar yang tak diduga. Dilipat paksa oleh tukang parkir atau terbentur mobil lain biasanya menjadi faktor paling umum yang membuat spion cepat rusak.

Untuk menghindari berbagai kemungkinan ini kamu perlu menerapkan strategi pencegahan. Caranya dengan melipat spion saat sedang parkir, baik di luar rumah atau di mall. Dengan melipat bagian mobil yang satu ini maka risiko rusak pun menjadi berkurang.

4. Rutin menggerakkan spion

Kamu malas menggunakan mobil dan memilih moda transportasi lain untuk berkegiatan. Akibatnya, mobil terparkir di garasi dalam waktu lama tanpa sedikit pun disentuh. Namun, tahukah kamu mendiamkan mobil sama dengan meningkatkan risiko rusaknya spion?

Ya, memarkir kendaraan terlalu lama bisa membuat kotoran mudah menempel dan mengganggu gerakan buka tutup spion, khususnya yang elektrik. Untuk itu, kamu perlu rutin menggerak-gerakkan spion meski mobil jarang digunakan. Hal ini dilakukan agar gerakan buka tutupnya tetap fleksibel.

5. Beri spion cairan pelumas silikon

Supaya kaca spion pada mobilmu tetap fleksibel, mulai sekarang kamu perlu sering-sering memolesnya dengan grease agar kinerja motor tetap terjaga. Kamu bisa melakukannya secara berkala agar fungsinya tetap optimal. Bagaimana, mudah bukan merawat kaca spion mobil agar tetap awet? Selamat mencoba!

Sumber: review.bukalapak.com

===================⁣⁣⁣⁣⁣⁣=====⁣⁣⁣⁣⁣
?Alamat & Kontak:⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
Jl. Kapten Abdul Latief, Toriyo, Sukoharjo⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
[Utara RSUD Ir. Soekarno]⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
?Informasi Lebih Lanjut Hubungi,⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
?Whatsapp : 0877-3620-0073⁣⁣⁣⁣⁣
?Website : www.wikaautocare.com⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
➡️Follow IG: @wikaautocare⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
➡️Facebook : Wika Autocare⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
===================⁣⁣⁣⁣⁣⁣=====

 

7 Tips Merawat Mobil Yang Jarang Digunakan

7 Tips Merawat Mobil Yang Jarang Digunakan

 

7 TIPS

MERAWAT MOBIL YANG JARANG DIGUNAKAN

Mobil pribadi menjadi alternatif transportasi untuk bepergian secara nyaman. Namun, ada kalanya pemilik memarkir mobilnya cukup lama di garasi, dan hanya menggunakannya di waktu-waktu tertentu.

Ini terjadi karena berbagai alasan, salah satunya karena kondisi jalanan yang macet dan ada alternatif transportasi yang lebih murah, seperti motor atau kendaraan umum. Akibatnya mobil jadi terlantar di rumah. Jika dibiarkan, mobil bisa cepat rusak, lho.

Lantas, bagaimana tips merawat mobil yang jarang digunakan? Berikut ulasannya!

1. Pastikan kondisi tetap bersih

7 Tips Merawat Mobil yang Jarang Digunakan, Jangan Cuma Dibiarkan!groupon.com

Meskipun mobil didiamkan untuk waktu yang lama, menjaga kebersihan mobil sudah menjadi sebuah kewajiban, baik eksterior maupun interior. Ini perlu dilakukan demi mencegah kerusakan, misalkan pada eksterior untuk menjaga cat agar tetap segar, sedangkan interior wajib dibersihkan untuk menghindari bau apek akibat jamur atau lumut. Setelah melakukan itu semua, tutuplah mobil dengan cover.

2. Periksa oli mesin

7 Tips Merawat Mobil yang Jarang Digunakan, Jangan Cuma Dibiarkan!driving-news.co.uk

Jika ingin meninggalkan mobil dalam waktu yang cukup lama, pastikan kondisi oli mesin berada pada volume yang cukup atau penuh agar tidak ada sisa ruang yang dapat menyebabkan embun yang dapat merusak mesin. Atau lebih baik bila menguras dan menggantinya dengan oli baru lebih dulu.

3. Panaskan mesin tiap hari

7 Tips Merawat Mobil yang Jarang Digunakan, Jangan Cuma Dibiarkan!www.whichcar.com.au

Ini adalah hal paling umum yang wajib dilakukan oleh seseorang bila akan mendiamkan mobil dalam waktu yang lama. Meskipun tidak digunakan berpergian, mesin harus tetap menyala agar komponen mesin selalu terlumasi dan mencegah korosi.

 

4. Periksa tekanan angin ban

7 Tips Merawat Mobil yang Jarang Digunakan, Jangan Cuma Dibiarkan!thingsautos.com

Mobil yang ditinggal dalam waktu yang lama tekanan angin bannya akan lebih cepat berkurang sebab ban sama sekali tidak berputar sehingga angin tidak terdistribusi dengan baik.

Apabila ban kempes dibiarkan terlalu lama akan berdampak pada kerusakan pelek, oleh karena itu wajib memeriksa tekanan angin dan pastikan selalu terisi dengan cukup.

Apabila malas untuk selalu mengisi tekanan angin, bisa juga menumpu mobil dengan dongkrak, tapi ini juga tidak bisa dilakukan dalam waktu yang lama sebab dongkrak akan rusak.

5. Isi bahan bakar hingga penuh

7 Tips Merawat Mobil yang Jarang Digunakan, Jangan Cuma Dibiarkan!liveabout.com

Sama seperti oli mesin, jangan biarkan tangki bahan bakar ada ruangan kosong yang dapat mengakibatkan embun yang mampu menurunkan kualitas bahan bakar dan merusak tangki. Oleh karena itu, penuhi dulu bahan bakar mobil sebelum meninggalkannya dalam waktu yang lama.

6. Cabut kutub aki supaya kelistrikan tetap aman

7 Tips Merawat Mobil yang Jarang Digunakan, Jangan Cuma Dibiarkan!fastnlow.net

Komponen kelistrikan pada kendaraan adalah yang paling rawan rusak, baik pada mobil atau motor. Demi mencegah risiko kerusakan atau kehilangan daya listrik pada mobil, sebaiknya melepas kabel aki melalui kutubnya, mulai dari yang negatif kemudian positif. Sedangkan untuk memasangnya, lakukan sebaliknya yaitu dari positif ke negatif.

7. Lebih baik tidak direm tangan

7 Tips Merawat Mobil yang Jarang Digunakan, Jangan Cuma Dibiarkan!wonderopolis.com

Penggunaan rem tangan dalam intensitas waktu yang lama menyebabkan minyak pada piringan rem menjadi lengket. Untuk mengatasi hal ini, dapat mengganjal ban mobil menggunakan batu agar mobil tidak bergerak, dan usahakan untuk memarkir mobil di tempat yang datar.

Itulah beberapa tips merawat mobil yang jarang digunakan agar kondisinya tetap prima. Apakah kamu termasuk orang yang jarang menggunakan mobilnya?

========================⁣
?Alamat & Kontak:⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
Jl. Kapten Abdul Latief, Toriyo, Sukoharjo⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
[Utara RSUD Ir. Soekarno]⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
?Informasi Lebih Lanjut Hubungi,⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
?Whatsapp : 0877-3620-0073⁣⁣⁣⁣
?Website : www.wikaautocare.com⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
➡️Follow IG: @wikaautocare⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
➡️Facebook : Wika Autocare⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
========================⁣

#jasasalonmobilpanggilan #jasasalonmobilsolo ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
#salonmobilsolo #salonmobilsukoharjo #cucimobilsolo #cucimobilsukoharjo #carwashsolo #salonmobilnanocoating #coatingnano #autodetailing #otomotifsolo #komunitasmobilsolo
#infosolo #soloraya #sukoharjo #wonogiri #klaten #sragen #karanganyar #surakarta

CALL KAMI
WA KAMI
Open chat
1
Halo, mohon info untuk Nano Ceramic Coating dan Salon Cuci Mobil Terbaik Wika Auto Care??